Episode 12
At a little romantic cafe in Bandung,
Hak tinggi 17 cm
menjenjang kaki nya, tack tack tack kira
kira begitulah suaranya, suara yang beradu dengan lantai cafe remang tersebut
yang terbuat dari bahan kayu yang berwarna cokelat.
Keadaan cafe
malam itu cukup ramai, maklum, Saturday
night, long weekend romantic night for a date, gadis tersbeut menggulung
rambutnya keatas dengan beberapa helai rambut yang jatuh ke pangkalan lehernya
yang jenjang dan dihiasi seuntai kalung silver mini namun glamour.
Dress nya
berwarna silver kemilau, indah menjuntai sampai dengan atas lutut, dengan
belahan dada yang sedikit mengintip dan gerakannya yang begitu gemulai namun
tegas, memantulkan ke anggunannya diantara semua pengujung cafe tersebut.
Terasa beberapa sorot mata adam yang mulai melirik kehadirannya.
Ia melangkah
perlahan menuju sebuah tempat duduk yang tidak menerima orang ketiga diantara
meja dan kursi tersebut, dengan dikelilingi oleh lampu malam yang mungkin dapat
membuat orang terlena kasmaran untuk beberapa jam. Ia duduk pada sebuha kursi
kayu, sorotya tertuju pada panggung yang menampilkan seorang pria penyanyi cafe
yang berperawakan tinggi, dan macho.
Namun, bukan itu
yang ditunggu oleh gadis ini,kelihatannya ia menunggu seseorang yang membuat ia
geregetan, dari gerak geriknya kelihatan bahwa ia gelisah, mencoba melirik ke
handphone yang ia gunakan, sepertinya sampai dengan saat ini sekitar seperempat
jam ia menunggu masih belum muncul batang hidung orang yang ia tunggu.
Sang penyanyi
cafe, mulai memberikan kesempatan kepada pengunjung cafe untuk unjuk gigi
kemampuan bernyanyi, kelihatannya ia sangat percaya diri, seakan akan tidak ada
yang dapat mengalahkan suara bass nya, suara berat yang khas.
Dengan langkah
sedikit gontai, gadis yang menarik perhatian saya dari tadi menuju ke panggung,
dan
“today, I am a heart broken woman, I am depressed”
Seluruh
pengunjung cafe hening, semua mata terarah pada gadis tersebut, ada yang
menatap sedih, menatap aneh, menatap bingung, bahkan ada beberapa tatapan
hampa,
he left me, after he hold my hand, he left me
after i kissed him
yes, i am falling in love
and yes i know, falling is hurt,
he ignore me now,
thought, i am trying my best
giving my best surprise,
giving my best concern,
he yet, still says “we only can simply be a
friend”
dari kejauhan
seorang pria dengan polo shirt putih
dan young jeans levis mencoba
memerdirikan lehernya yang kurus, ia mengenali gadis tersebut, namanya Victoria Angel, seorang gadis yang
pernah menyatakan cinta kepada dirinya.
Namun kini di
depannya, seorang gadis yang ia cintai begitu dalam, begitu dalam..
Gadis tersebut
meraih microphone, dan mulai mengambil suara,...
Now listening to Leona Lewis Bleeding Love,... I
miss you Tuddy, i have tried my best to forget about you, but something is hard
to forget, go and find your future thats what sweet little secret told me : )
four clover, hard to find, lucky to have.
No comments:
Post a Comment
drop me some words